Sudah Ditangani Polisi, Kejari TTU Batalkan Penyelidikan Kepala Desa Makun

  • Bagikan
Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Robert Jimmy Lambila SH.MH.

KEFAMENANU– Kepala Kejaksaan Negeri TTU mengambil sikap untuk tidak melanjutkan proses penyelidikan terhadap Kepala Desa Makun, dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan Kepala Desa Makun ke pihak penyidik Polres TTU.

Kepada awak media, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTU, Robert Jimmy Lambila SH.MH mengungkapkan Hal ini dikarenakan saat proses pemeriksaan di Kejari TTU, Kepala Desa Makun mengakui bahwa dirinya telah terlebih dahulu di periksa oleh pihak penyidik polres TTU.

“Hari ini kami panggil kepala desa Makun untuk diperiksa tapi ternyata saat pemeriksaan kepala desa Makun menyampaikan bahwa dia sudah diperiksa teman-teman dari polres TTU, yang dibuktikan dengan surat panggilan dari Polres TTU,” tutur Kajari TTU, Jumat(18/06/2021)

Menurutnya, secara formal pihaknya sudah mendapatkan bukti panggilan dari Kapolres TTU dan telah menyampaikan ke Kasie Intel Kejari TTU untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian sehingga berkas pemeriksaan kepala desa Makun di kembalikan ke pihak kepolisian.

“Oleh karena penyelidikan laporan masyarakat terhadap kepala desa Makun telah diperiksa oleh pihak polres TTU maka sesuai Dengan MoU antara kejaksaan dengan kepolisian resort TTU dan juga menjaga hubungan yang baik dengan pihak polres TTU maka kami kembalikan berkas penyelidikan ke polres TTU,” jelasnya.

Tambahnya, kami sepakat untuk menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak polres TTU termasuk dengan data-data yang hasil pemeriksaan Kepala Desa Makun dari pihak Kejaksaan.

Dengan demikian pihaknya tidak lagi menangani kasus itu, dan masyarakat yang ingin bertanya tentang penyelidikan kasus tersebut bisa koordinasi dengan pihak penyidik kepolisian resort TTU.

Tak hanya itu, Kajari TTU mengungkapkan terdapat 3 desa lain lagi selain desa Makun yang pihaknya mengambil sikap untuk tidak melanjutkan penyelidikan tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Makun, Matheus Anoit membenarkan hal itu bahwa dirinya telah diperiksa oleh pihak penyidik polres TTU beberapa waktu lalu.

“Saya sudah diperiksa polisi pada tanggal 22 Maret 2021 terkait laporan masyarakat tentang penggunaan dana desa Makun,” tutur Anoit.

Dirinya mengatakan bahwa sementara ini yang baru diperiksa oleh Pihak penyidik kepolisian adalah dirinya bersama dua orang bendahara desa Makun.

Pemeriksaan terhadap dirinya tersebut berkaitan dengan laporan masyarakat desa Makun ke kejaksaan negeri TTU tentang dugaan penyelewengan dana desa Makun tahun 2014 -2021. (POL/PNT)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *