Protes di Medsos, Anggota DPRD ini Sebut Pemkab Lembata Tak Siap Gelar ETMC 2021

  • Bagikan
Gabriel Raring (depan). (FOTO: Facebook)

LEMBATA– Kunjungan Bupati Lembata liaser Yentji Sunur ke pulau Sumba menuai protes dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Lembata, Gabriel Raring. Dalam unggahannya di media sosial (medsos) Gabriel Raring mengkritisi beberapa terkait pegelaran turnamen El Tari Cup yang akan laksanakan bulan Agustus 2020 nanti.

Angota DPRD dari Fraksi PDIP ini menyebutkan beberapa poin ketidaksiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata sebagai tuan rumah El Tari Memoriam Cup (ETMC) 2020.

Gabriel mengungkapkan beberapa hal yang belum dilakukan tuan rumah untuk menggelar ETMC 2020, antara lain fasilitas stadion belum memadai seperti belum ada lampu stadion, lapangan yang belum siap dan juga terkait penanganan Covid-19 saat kegiatan dilaksanakan.

Selain itu, dirinya mempertanyakan perjalanan dinas Bupati Lembata bersama rombongan selama 8 hari.
“Lampu saja tidak bisa, tapi jalan dinas atas nama SILATURAMI bawah rombongan besar bisa, dalam waktu yang lumayan lama 8 hari. Habiskan berapa banyak anggaran daerah tu?” tulis Gabriel dalam unggahannya di halaman Grup Facebook Bicara Lembata New.

Sebagai anggota DPRD Kabupaten Lembata, bahkan Gabriel juga menyinggung ketua dan wakil ketua DPRD Kabupaten Lembata. Dia menyoroti peran fungsi kontrol dari lembaga legislatif tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, bupati Kabupaten Lembata Eliaser Yentji Sunur dan istri bersama rombongan melakukan kunjungan di pulau Sumba selama beberapa hari dalam rangka mengundang Kabupaten di pulau Sumba untuk ikut berpartisipasi pada turnamen sepak bola El Tari Memorial Cup, yang mana Kabupaten Lembata dipilih menjadi tuan rumah gelaran sepak bola akbar di NTT tersebut.

Berikut beberapa poin-poin yang disampaikan Gabriel Raring dalam unggahannya di Facebook:

  1. Mau jadi tuan rumah tapi lampu stadion tdk bisa disiapkan masalah Covid 19, lalu kenapa paksa diri jadi tuan rumah?
  2. Lampu saja tidak bisa, tapi jalan dinas atasnama SILATURAMI bawah rombongan besar bisa, dalam waktu yang lumayan lama 8 hari. Habiskan berapa banyak anggaran daerah tu?
  3. Lebih baik anggaran untuk Silaturami itu dipakai untuk pengadaan lampu stadion atau perbaikan infrastruktur dlm kota kah. Habiskan hanya untuk jalan2 ni..
  4. Lapangan penyangga saja belum ada yang siap dan memenuhi standar kelayakan tuk digunakan, lalu tuk apa jalan2 silaturami.
  5. Bagaimana Lembaga DPRD mau melakukan fungsi kontrol kalau ketua dan anggota dewan pun ikut serta dlm rombongan Silaturami hanya memenuhi undangan eksekutif tanpa pembahasan ditingkat lembaga…Ketua DPRD ikut lagi? Mau bawah lembaga kemana? (SAD/PNT)
Foto tangkapan layar postingan Gabriel Raring.
banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *