Konsumsi Kopi Dalam Jumlah Sedang Membantu Kesehatan Otak

  • Bagikan
banner 468x60

KOPI dapat meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi dan suasana hati, mungkin juga memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi. Hal ini disampaikan Nina Riggins MD, PhD, Direktur Headache and Traumatic Brain Injury Center di University of California San Diego.

Bahkan minum kopi dalam jumlah sedang dapat menurunkan risiko seseorang mengalami kondisi neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson, menurut tinjauan April 2017 dalam Archives of Medical Science, seperti dikutip dari Livestrong, belum lama ini.

banner 336x280

Asupan kopi dalam jumlah sedang mungkin memiliki sifat protektif untuk kesehatan otak, tetapi bila berlebihan maka dapat menyebabkan lebih banyak kerugian daripada manfaatnya.

Tetapi, setidaknya ada empat kesalahan umum minum kopi yang mungkin meminimalkan kemampuan kognitif Anda, salah satunya bila diminum terlalu banyak.

Sebuah studi dalam Nutritional Neuroscience pada Juni 2021 menemukan, minum lebih dari enam cangkir kopi sehari dikaitkan dengan volume total otak yang lebih kecil dan 53 persen peningkatan risiko demensia.

Untuk orang dewasa yang sehat, 400 miligram kafein sehari atau setara empat cangkir kopi umumnya dianggap aman.

Jadi, pertahankan jumlah itu dan jangan lupa memperhitungkan kafein yang mungkin Anda dapatkan dari sumber lain, seperti teh berkafein, minuman energi, dan cokelat.

Kesalahan lainnya adalah meminum kopi terlalu malam. Bagi sebagian orang, kafein bisa membantu menambah energi, tetapi secangkir kopi di malam hari mungkin membuat Anda terlalu gelisah sebelum tidur. Hal ini karena kafein yang merupakan stimulan tetap berada di aliran darah Anda.

Selain itu, Studi dalam jurnal Clinical Interventions in Aging pada Juli 2019 menunjukkan bahwa mengkonsumsi kopi dengan menambah gula secara berlebihan pada orang dewasa yang lebih tua mangakibatkan fungsi kognitif yang buruk.

Selain itu, gula darah tinggi dan kronis dapat memengaruhi konektivitas fungsional otak dan menyebabkan penyakit pembuluh darah kecil, menurut Harvard Medical School. (*/NET)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *