Heboh! Para Wanita Klaim Payudara Membesar Setelah Suntik Vaksin Ini

  • Bagikan
banner 468x60

Membesarnya payudara beberapa wanita menghebohkan media sosial. Para wanita itu melaporkan adanya efek tidak terduga setelah di vaksin Covid-19.

Mereka menyebut, payudaranya tumbuh lebih besar setelah disuntik vaksin Pfizer. Bukan hanya di Twitter hal ini juga viral di Tiktok, Inggris dan Australia.

banner 336x280

Seorang wanita di Inggris melaporkan bahwa ukuran pakaian dalamnya naik dua cup, dari A ke C. Elle Marshall menjelaskan dalam sebuah video bahwa dia sangat bingung dengan apa yang terjadi pada tubuhnya.

Sonja Ingrid yang berusia 23 tahun dari Sydney, Australia, juga berbagai hal yang sama ke media sosial. Ia menjelaskan bahwa dia memiliki pembesaran payudara gratis setelah menerima vaksinasi Pfizer.

Mengutip News.com.au, efek samping yang umum dari vaksin Covid-19 biasanya rasa sakit di tempat suntikan, sakit kepala, kelelahan, atau merasakan gejala seperti flu. Meradangnya kelenjar getah bening adalah efek samping yang kurang umum dari vaksinasi.

Namun di Amerika Serikat (AS), seorang Direktur Pusat Perawatan Payudara Universitas California San Francisco, Dr Laura Esserman, mengatakan bahwa pembengkakan kelenjar getah bening setelah vaksin adalah tanda-tanda adanya kanker.

“Saya yakin ratusan ribu wanita pasti akan terkena dampak ini,” katanya kepada ABC7 Chicago.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Radiological Society of North America baru-baru ini menyimpulkan bahwa limfadenopati yang diinduksi oleh vaksin adalah efek samping yang penting diwaspadai dokter, pasien, dan peneliti kanker. Ini bisa mengakibatkan diagnosis kanker yang salah.

Meskipun tidak jelas berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk kelenjar getah bening seperti semula, penting untuk dicatat, beberapa ahli menyakini ini adalah efek sementara. Namun mammografi atau proses pemeriksaan payudara manusia menggunakan sinar-X dosis rendah, kini disarankan di AS setelah suntik vaksin Pfizer.

Di AS, laporan pembesaran ukuran payu dara juga terjadi pada beberapa kasus vaksin Moderna. Menurut Royal Australian and New Zealand College of Radioologists, jenis pembengkakan ini belum dilaporkan dengan vaksin AstraZeneca. (NET/PNT)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *