Geledah RSUD Kefamenanu, Kajari TTU: Sebagai Panglima Penegakan Hukum Saya Paling Depan

  • Bagikan

KEFAMENANU- Motivasi Untuk memberantas kasus korupsi di Kefamenanu di bukti nyatakan oleh kajari dan aparat penyidik Kejari TTU saat melakukan penggeledahan di RSUD, Rabu, (10/03/2021)

Meskipun diguyur hujan pasca tiba di RSUD Kefamenanu namun tidak menyurutkan semangat Kajari TTU bersama tim penyidik Kejari untuk melakukan penggeledahan.

Saat dikonfirmasi Kajari TTU, Robert Jimmy Lambila, SH., MH mengungkapkan  sebagai panglima Kejari TTU dirinya harus berada paling depan dalam pemberantasan Kasus korupsi.

“Saya adalah panglima penegakan hukum di Kefamenanu (kabupaten TTU) ini dan saya paling depan, sehingga besok-besok jangan ada yang salahkan bawahan (staf) saya. Tapi saya yang harus di salahkan”, ungkap Robert.

Lanjutnya, saya harus turun untuk memberikan semangat kepada staf saya sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian lebih.

Selain itu, dirinya menjelaskan tenaga jaksa di Kejari TTU yang hanya 5 orang, maka dalam pemeriksaan saksi-saksi pun dirinya harus terlibat langsung untuk mempercepat proses pemeriksaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, penggeledahan tersebut dilaksanakan terkait dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) pada RSUD Kefamenanu tahun anggaran 2015 senilai Rp11 Miliar.

Pasca tiba di RSUD Kefamenanu, Kajari TTU bersama tim penyidik langsung menyasar ruang ke ruang Sub Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kefamenanu.

Tim Penyidik Kejari TTU terlihat mengamankan beberapa barang bukti yang dianggap penting untuk mendukung proses penyelidikan. (LPM/PNT)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *