DPRD TTU Desak Bupati Aktifkan Kembali Perusahaan Daerah

  • Bagikan
Wakil Ketua I DPRD TTU, Agustinus Tulasi, SH.

KEFAMENANU– Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mendesak pemerintah daerah segera mengaktifkan kembali perusahaan daerah yang selama ini tidak beroperasi.

Kepada Promontt.com, Wakil Ketua I DPRD TTU, Agustinus Tulasi, SH menegaskan alasan dasar yang diinginkan agar perusahaan daerah yang berdiri sejak hampir 20 tahun silam untuk kembali aktif yakni Peraturan Daerah (Perda) tentang Perusahaan Daerah perlu direvisi. Sehingga pola integrasi antara perusahaan daerah sampai pada bumdes-bumdes di desa-desa bisa terakomodir pada satu struktur sendiri dalam perusahaan daerah tersebut.

“Perda tentang Perusahaan Daerah perlu direvisi, sehingga kemarin saya dengar sudah berjalan prosesnya tetapi kalau proses berjalan tanpa ada revisi Perda itu bagi saya akan sama saja dengan output yang pernah ditontonkan dan juga menjadi hasil temuan LHP BPK yang notabene merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk apakah perusahaan daerah ini gulung tikar ataukah harus dilanjutkan,” tegas Tulasi

Alasan direvisinya Perda tentang Perusahaan Daerah, menurutnya selama ini terjadi tumpang tindih pertanggungjawaban diakibatkan tidak ada kejelasan direktur dalam perusahaan daerah itu.

“Bagi saya pemilihan direktur utama itu cuma satu dan jangan ada dirut-dirut lain lagi, kemarin itu ada tumpang tindih soal pertanggungjawaban karena kebanyakan direktur,” ungkap Tulasi.

Tapi, lanjut Tulasi, Kami di DPRD telah mewacanakan agar perusahaan tetap dilanjutkan dengan Sedikit merubah atau merevisi aturan regulasinya sehingga yang menjadi kendala-kendala selama ini atau capaian-capaian yang belum dicapai secara maksimal itu dimaksimalkan Kembali.

Pihaknya dalam hal ini DPRD telah siap untuk merevisi kembali struktur yang ada sehingga perusahaan daerah bisa mencakup sampai di bumdes-bumdes.

“Sehingga kepala desa melalui dana desa bisa menggelontorkan anggaran untuk bumdes dibawah koordinasi langsung perusahaan daerah dan pemerintah daerah sehingga tidak ada yang lagi bilang dana hilang atau ya pencapaian tidak sesuai dengan yang diinginkan,” tambah Tulasi.

Tak hanya itu, Tulasi juga menginginkan hasil sumber daya alam dan sumber daya lain yang dimiliki pemerintah daerah dapat langsung ditangani melalui perusahaan daerah sehingga menekan yang namanya kaum-kaum kapitalis atau tengkulak yang kemudian merusak harga tanpa harus mengorbankan masyarakat.

Sementara itu, Bupati TTU, Drs Juandi David menyetujui permintaan DPRD TTU tersebut untuk mengaktifkan kembali Perusahaan Daerah namun pihaknya masih meninjau kembali figur-figur yang akan di tempatkan pada perusahaan daerah itu.

“Kita mau supaya perusahaan daerah itu diaktifkan kembali tapi kita harus menugaskan orang pada posisi itu, betul-betul orang yang mampu di perusahaan daerah itu, sehingga pertanggungjawabannya jelas”, ungkap Bupati TTU

Pihaknya pun berencana akan melakukan seleksi ulang bagi calon-calon pemimpin perusahaan daerah yang telah terpilih sehingga kondisi kevakuman perusahaan daerah di masa lalu tidak terulang kembali.

“Sementara sudah ada 2 orang yang diusulkan tapi kita akan lihat lagi, dan kita akan seleksi lagi.”, tutup Bupati TTU. (POL/PNT)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *