Begini Mekanisme Penyaluran PKH dan Kartu Sembako Jokowi di 2021

  • Bagikan

MENTERI Sosial Tri Rismaharini mengatakan, sesuai alokasi yang ada di bawah kementeriannya, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyiapkan tiga program untuk membantu masyarakat yang terkena pandemi Covid-19. Ketiga program tersebut yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan bansos tunai.

Risma memerinci, untuk PKH akan diberikan kepada 10 juta keluarga dengan anggaran Rp 28,7 triliun. Kemudian, kartu sembako dengan target penerima sebanyak 18,8 juta keluarga dengan anggaran Rp 45,12 triliun. Terakhir, program bansos tunai untuk target penerima 10 juta keluarga dengan anggaran Rp 12 triliun. Ketiga program itu mencakup 34 provinsi di Indonesia.

Menurutnya, peluncuran PKH dan kartu sembako akan dilaksanakan oleh bank-bank anggota Himbara, yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.

Adapun bagi penerima yang sakit, lanjut usia, dan penyandang disabilitas yang berat, petugas bank Himbara akan mengantarkan langsung ke tempat tinggal penerima masing-masing.

“Begitu juga untuk bansos tunai, penyerahan bantuannya akan dilaksanakan bagi PT POS Indonesia dan akan mengantarkan ke tempat tinggal masing-masing (PKH atau Kartu Sembako) bagi keluarganya,” kata Risma di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/1/2021).

Penyaluran PKH rencananya akan disalurkan setiap 3 bulan sekali mulai dari Januari, April, Juli, dan Oktober 2021.

Kemudian bantuan program Kartu Sembako, kata Risma, akan diserahkan dalam bentuk tunai, dengan nilai bantuan mencapai Rp 200 ribu per bulan per keluarga.

Kartu Sembako, menurut dia, bisa dibelanjakan di e-warong setempat atau tempat-tempat penjualan makanan lain yang menyediakan bahan kebutuhan pokok, karbohidrat, protein hewani, dan protein nabati, serta sumber vitamin dan mineral lainnya.

Dalam program bantuan tunai, pemerintah memberikan senilai Rp 300 ribu per bulan per KK (Kartu Keluarga) yang diberikan kepada mereka di luar penerima PKH dan Kartu Sembako.

“Untuk dimanfaatkan pembelian kebutuhan pokok dan makanan seperti beras, jagung, lauk pauk, sayur mayur, buah-buahan, dan keperluan lain yang bermanfaat dalam menghadapi Covid-19,” kata Risma. (NET/PNT)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *