3.560 Vaksin Tiba di TTU, Vaksinasi Dimulai 4 Februari

  • Bagikan

PEMERINTAH Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menjemput sebanyak 3.560 ampul vaksin Covid-19 produksi sinovac dari pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain vaksin synovac juga terdapat APD sebanyak 364 paket, alkohol Swab 18 boks dan safety box 35 pcs yang dikirim bersamaan ke TTU.

Vaksin kiriman  tahap pertama dari pemerintah pusat ini dijemput oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU Thomas J.M Laka, Dandim 1618/TTU Letkol Arm. Roni Junaidi dan anggota Polres TTU, serta sejumlah pimpinan OPD di depan Gedung DPRD TTU.

Usai diterima, mobil boks yang berisi vaksin covid-19 tersebut langsung diarahkan ke gudang farmasi yang terletak di Puskesmas Sasi.

Kedatangan vaksin ini pun menandai akan dimulainya program vaksinasi, sehingga dengan adanya vaksin ini dapat mencegah penyebaran covid-19 lebih luas di kabupaten TTU.

Kepala dinas kesehatan kabupaten Timor Tengah Utara, Thomas J.M Laka, saat ditemui di gudang farmasi, Kamis, (29/1/2021) kepada wartawan mengatakan bahwa vaksin penanganan covid-19 sudah dijemput dan siap untuk launching.

“Jadi vaksin yang tiba tadi berjumlah 3.560 ampul. Dan yang menjadi sasaran vaksin di TTU adalah tenaga kesehatan daerah sebanyak 1763 orang tapi data dari Pusdatin kementerian itu sebanyak  1642 orang, itu data yang sudah kita laporkan masuk diaplikasi,” urai Laka.

Kadis Thomas menjelaskan, sesuai jadwal pelaksanaan, vaksin akan di-launching pada Kamis, 4 Februari 2021 mendatang dan dirinya mengaku sudah melakukan koordinasi agar pada saat launching nanti 10 orang dari jajaran Forkompinda TTU bersedia untuk divaksin.

“Kita juga masih harus membentuk Pokja atau satuan tugas yang akan bertugas untuk mengikuti pasca pemberian vaksinasi jangan sampai ada kejadian pasca vaksinasi,” ujarnya.

Laka berharap agar masyarakat TTU tidak mudah percaya pada berita-berita hoax yang beredar di medsos terkait vaksin covid-19 dan harapannya dengan adanya vaksinasi Tersebut dapat menambah daya tahan tubuh terhadap penyebaran virus Corona.

Sementara itu, Dandim 1618/TTU Letkol Arm. Roni Junaidi menuturkan keterlibatan TNI dalam penjemputan dan pengawalan vaksin Covid-19 tersebut merupakan wujud kebersamaan dan juga jalinan koordinasi yang baik antara TNI, Polri dan juga stakeholder terkait lainnya.

“Roni Junaidi menuturkan keterlibatan TNI dalam penjemputan dan pengawalan vaksin Covid-19 tersebut merupakan wujud kebersamaan dan juga jalinan koordinasi yang baik antara TNI, Polri dan juga stakeholder terkait lainnya.

Ia berharap dari vaksinasi yang akan dilakukan nantinya bisa membentuk imun tubuh warga TTU yang kuat dan tahan terhadap Covid-19.

“Dari vaksinasi tersebut kita punya harapan besar di Kabupaten TTU ini akan terbentuk satu komunitas yang kuat atau tahan terhadap Covid-19,” ujarnya. (LPM/PNT)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *