Ditunda Akibat Covid-19, Pemkab TTU Kembali Jalankan Program Bedah Rumah | promoNTT.com

Ditunda Akibat Covid-19, Pemkab TTU Kembali Jalankan Program Bedah Rumah

PELAKSANAAN Program Bedah rumah tidak layak huni(Berarti)oleh pemerintah Kabupaten Timor Tengah utara kembali dilaksanakan. hal ini di tandai dengan peletakan batu di pertama di Noepesu, Rabu(14/10/2020)

Kepala Dinas PUPR Kabupaten TTU, Antonius Kapitan, kepada media Kamis (15/10/2020), di ruang kerjanya mengatakan, Dari total 65 Desa sasaran program ini yang telah disiapkan anggarannya melalui APBD II tahun 2020 oleh pemerintah setempat, yang sudah terlaksana di 24 desa/kelurahan pada tahap I. Sedangkan 41 desa/kelurahan sasaran program ini baru dimulai pelaksanaanya akibat sebagian anggaran program Berarti telah dialihkan untuk penanganan, pencegahan serta penanggulangan dampak Covid-19 di TTU.

“Setelah anggaran dikembalikan ke kami,maka kita mulai dengan pelaksanaan,sehingga setelah penandatanganan kontrak antara PPK dengan KMPS, KMPS dengan suplier maka sudah dimulai dengan pelaksanaan,untuk dimulai pelaksanaan maka dilakukan peletakan batu pertama, itu tandanya pelaksanaan program Berarti untuk 41 desa/kelurahan sudah dimulai”, kata Antonius.

Antonius mengungkapkan bahwa pihaknya selalu optimis karena kegiatan ini dalam pelaksanaanya melibatkan masyrakat penerima sebab pola yang di gunakan yaitu Swakelola.

“Masyarakat menyiapkan tukang, menyiapkan bahan lokal, dari Dinas menyiapkan bahan – bahan non lokal yang sebagian merupakan stimulan saja”, lanjut Antonius

Antonius juga berharap agar warga penerima program Berarti ikut berperan aktif dalam proses pelaksanaannya.

“Harapan kami bahwa program ini setelah diturunkan ke masyarakat. Kita harapkan agar masyarakat selalu proaktif dan antusias untuk menerima program ini dan melaksanakan sampai dengan tuntas karena selesai atau tidak selesai itu tergantung pada masyarakat yang nantinya lebih banyak  di sana karena mereka yang mengerjakan sendiri,” harapnya.

Terkait dengan kesiapan masyarakat, Antonius menerangkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah menyiapkan bahan lokal bahkan sudah membangun fondasi. (LPM/HZN)

loading...

promoNTT.com

Next Post

Digelar 2 Hari, Rektor Unimor Tutup Lomba Pameran Pangan

Sab Okt 17 , 2020
PENUTUPAN Lomba Pameran Pangan Universitas Timor (Unimor) yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian […]
error

Bagikan ke Teman

RSS
Follow by Email
Instagram