Wujudkan NTT Bangkit Menuju Sejahtera Dimulai Dari Hal Kecil | promoNTT.com

Wujudkan NTT Bangkit Menuju Sejahtera Dimulai Dari Hal Kecil

GUBERNUR Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera harus dimulai dari hal-hal kecil seperti menjaga kebersihan. Kebersihan merupakan bagian penting peradaban.

“Ini adalah tantangan serius. Kalau sampah (di kantor) saja tidak mampu kita atasi, masa kita mau wujudkan sejahtera di NTT. Hal yang kecil dan mendasar, itu saja kita tidak mampu. Lalu bagaimana kita mewujudkan mimpi besar itu. Sebelum kita bicara tentang peradaban dan pembangunan kepada masyarakata NTT, pastikan kita dan ruang kerja kita bersih,” tegas Gubernur VBL saat menyampaikan sambutan pada acara Pengumuman Lomba Kebersihan Kantor dan Lingkungan Lingkup Pemerintah Provinsi NTT dalam Rangka Memperingati 75 Tahun Kemerdekaan RI di Lapangan Upacara Kantor Gubernur NTT, Jumat (14/8/2020).

Menurut Gubernur VBL, gerakan memungut sampah yang terus digalakan pemerintah Provinsi NTT memiliki makna penting. Kebersihan menunjukkan iman dan peradaban. Orang yang tidak bersih itu adalah orang yang uncivilized atau tidak beradab.

“Berkali-berkali saya tegaskan, kebersihan adalah menunjukkan peradaban. Lomba ini bukan sekadar untuk cari juara. Yang tidak mampu jaga kebersihan berarti tidak mampu mengangkat peradaban. Bagaimana kita mau bicara kepada masyarakat agar bersih,sementara kita sendiri kotor. Kalau dalam iman saya, ada ungkapan barang siapa setia dalam perkara kecil, dia juga setia dalam perkara besar,”kata pria asal Semau tersebut.

Mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu meminta agar lomba kebersihan dilaksanakan secara berkala. Jangan sampai satu tahun, 6 bulan ke depan harus dilaksanakan lagi. Sanksi juga mesti tegas untuk membuat orang jera dan berubah.

“Lomba seperti ini sangat baik sebagai sebuah autokritik dan koreksi buat diri kita. Apakah saya mau berubah dan mempertahankan hasil yang telah saya peroleh? Bagi manusia yang punya kognitif dan afeksi yang baik, pasti mau berubah. Karenanya perlu sanksi tegas untuk kantor yang kotor, bila perlu penurunan pangkat dan jabatan,” pungkas Gubernur VBL.

Ada tujuh kriteria yang dinilai dalam Lomba Kebersihan tersebut. Pertama, kebersihan area kantor ditandai dengan tidak ada sampah coretan, debu dan tersedianya wadah untuk matikan puntung rokok . Kedua, kerapihan ruangan mencakup berkas tersusun rapi, ada cahaya, sirkulasi udara. Ketiga, drainase berupa tidak ada air tergenang dan tersedia tempat sampah. Keempat, ruang terbuka hijau mencakup perawatan tanaman dan tersedia tempat sampah organik dan unorganik. Kelima kebersihan toilet cakup toilet bersih dan wangi, air cukup dan ada tisu. Keenam, tempat pembuangan sampah sementera. Dan aspek ketujuh, kreativitas untuk HUT 75 RI.

“Penilaian ini dilakukan secara terbuka dan tertutup. Penilaian terbuka dilakukan dari tanggal 29 sampai dengan 30 Juli 2020. Penilaian tertutup dari tanggal 1 sampai dengan 9 Agustus,” jelas Ina Djara, salah satu anggota tim juri. (SPS/PNT)

loading...

promoNTT.com

Tinggalkan Balasan

Next Post

Naskah Asli Teks Proklamasi Akan Ditampilkan di Istana Merdeka

Ming Agu 16 , 2020
NASKAH asli Teks Proklamasi yang bertulis tangan Sang Proklamator, Ir. Soekarno, akan […]
error

Bagikan ke Teman

RSS
Follow by Email
Instagram