Gubernur NTT Sedih Dinas Kesehatan Raih Predikat Terkotor | promoNTT.com

Gubernur NTT Sedih Dinas Kesehatan Raih Predikat Terkotor

GUBERNUR Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat mengungkapkan kesedihannya karena beberapa instansi yang harusnya jadi pelopor kebersihan tidak masuk kategori sepuluh terbaik pada Lomba Kebersihan Kantor dan Lingkungan Lingkup Pemerintah Provinsi NTT dalam Rangka Memperingati 75 Tahun Kemerdekaan RI di Lapangan Upacara Kantor Gubernur NTT, Jumat (14/8). Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Sedih juga karena dinas Kesehatan tidak masuk. Dinas yang urus orang sehat tapi tidak bersih. Begitupun dengan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup yang atur lingkungan bersih. Demikian pun dengan dinas Pariwisata,” kata Gubernur VBL.

Dikatakan Gubernur VBL, penyakit endemik NTT adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Setiap tahun mengakibatkan kematian yang tinggi.

“Tahun ini saja ada sekitar 54 orang masyarakat kita yang meninggal karena DBD. Kita lebih takut kepada Covid-19 tapi korban DBD lebih tinggi. Kita di NTT, yang jadi masalah utama adalah DBD bukan Covid. Dengue ini datang dari bagaimana kebersihan lingkungan dan air yang tergenang. Lomba ini sangat penting untuk mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan,”jelas VBL.

Lomba Kebersihan yang diinisiasi oleh Biro Umum Setda NTT ini bertujuan untuk mendukung NTT Bersih, NTT Sehat, NTT Kuat dan Sejahtera.

“Kita mendorong agar masyarakat sadar akan kebersihan. Dan ini harus dimulai dari ASN dan seterusnya semangat ini hendaknya menyebar ke seluruh masyarakat sampai ke tingkat RT,” ungkap George Hadjoh, Plt. Kepala Biro Umum Setda NTT.

Juri dalam lomba tersebut adalah perwakilan media massa yang terdiri dari tujuh orang yakni Aloysius Tani dari RRI, Kristo Embu dari Harian Timex, Rony Banase dari Garda Indonesia, Syarif Lamabalawa dari Harian Victory News, Hendro Teme dari Radio Tirilolok, Alfons Nenabang dari Harian Pos Kupang dan Ina Djara dari TVRI.

Tim juri menetapkan 10 Perangkat Daerah (PD) Terbaik dari urutan kesepuluh sampai pertama yakni Badan Keuangan NTT, Biro Pemerintahan Setda NTT, UPT Sarana Prasarana Dispora NTT, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak NTT, Dinas Komunikasi dan Informatika NTT, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik NTT, Badan Kepegawaian Daerah NTT, Dinas Pemuda dan Olah Raga NTT.

Sementara untuk 6 Perangkat Daerah Terkotor dari urutan keenam sampai pertama yakni Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan NTT, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa NTT, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah NTT, Satuan Polisi Pamong Praja NTT, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral NTT.

Untuk 3 PD dengan peringkat terbaik mendapatkan hadiah piala, sertifikat dan sejumlah uang. Sementara untuk PD dengan kategori terburuk mendapatkan sertifikat dan tong sampah.
Dalam kesempatan itu, tim Juri menyerahkan rekomendasi kepada Gubernur NTT.

Sebelum acara pengumuman para pemenang lomba, Para ASN lingkup Pemprov NTT melakukan senam bersama di Lapangan Upacara Kantor Gubernur NTT.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, para ASN, insan pers dan undangan lainnya. (SPS/PNT)

loading...

promoNTT.com

Tinggalkan Balasan

Next Post

Wujudkan NTT Bangkit Menuju Sejahtera Dimulai Dari Hal Kecil

Jum Agu 14 , 2020
GUBERNUR Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan visi NTT Bangkit […]
error

Bagikan ke Teman

RSS
Follow by Email
Instagram